Yo... Sekarang sudah punya komputer supermungil? Mini Linux box? Sekarang kita lanjutkan supaya fungsinya bisa tambah banyak ya.

Sekarang kita siapkan supaya OpenWRT box kamu bisa dipasang flashdisk karena dengan image vanilla yang barusan dipasang itu modul-modul kernelnya terbatas sekali, maklumlah storagenya cuman 4 MiB!

Untuk memasukkan modul kernel, salah satu cara yang umum digunakan adalah dengan  install langsung dari repository menggunakan perintah opkg install. Karena file instalasi terdapat di internet, jadi kita perlu menyesuaikan setting jaringan supaya OpenWRT box kamu nyambung ke internet.

  1.  Edit file /etc/config/network lalu sesuaikan isinya dengan setting jaringanmu.
    root@OpenWrt:~# vi /etc/config/network

    Contoh isinya (sesuaikan dengan jaringanmu) :
    config interface 'loopback'
    	option ifname 'lo'
    	option proto 'static'
    	option ipaddr '127.0.0.1'
    	option netmask '255.0.0.0'
    
    config interface 'lan'
    	option ifname 'eth0'
    	option type 'bridge'
    	option proto 'static'
    	option ipaddr '192.168.1.10'
    	option netmask '255.255.255.0'
    	option gateway '192.168.1.1'
    	list dns '192.168.1.1'
    	list dns '8.8.8.8'
    
    config interface 'wan'
    	option ifname 'eth0.1'
    	option proto 'dhcp'
    	option gateway '192.168.1.1'
    	option netmask '255.255.255.0'
    	list dns '192.168.1.1'
    	list dns '8.8.8.8'
    
    config interface 'wifi'
    	option proto 'static'
    	option ipaddr '192.168.2.1'
    	option netmask '255.255.255.0'
     
  2. Restart lalu telnet lagi ke nomer IP yang baru, pada contoh diatas adalah 192.168.1.10.
    Pastikan koneksi internet sudah baik dan benar, test dengan ping ke google atau ke website lain.
    Kalau ping tidak berhasil, pasti ada yang salah dengan setting jaringan atau koneksi internet kamu. 
  3. Setelah koneksi internet oke, sekarang saatnya install modul kernel untuk USB support :
    root@OpenWrt:~# opkg update 
    root@OpenWrt:~# opkg install kmod-usb-uhci 
    root@OpenWrt:~# insmod uhci 
    root@OpenWrt:~# opkg install kmod-usb-ohci 
    root@OpenWrt:~# insmod usb-ohci
     
  4. Setelah itu, sekarang giliran untuk modul USB flashdisk :

    root@OpenWrt:~# opkg update
    root@OpenWrt:~# opkg install kmod-usb-storage block-mount kmod-fs-ext4 kmod-fs-vfat  kmod-scsi-core e2fsprogs 

  5. Sekarang periksa apakah proses tersebut berhasil dengan menancapkan flash disk ke USB port. Lalu lihat dengan perintah ls /dev/sd*  
    root@OpenWrt:~# ls /dev/sd*

    Kalau muncul daftar partisi flashdisknya (sda, sda1, sda2, sdb1, sdb2) atau yang lain, berarti perjalanan kamu lumayan lancar sampai disini.

  6. Sekarang siapkan sebuah flash disk dengan sebuah partisi ext4, silahkan ditambahkan partisi lain jika diinginkan. 
  7. Pasang flashdisk tadi, lalu mount ke /mnt/usb lalu buat extRoot dengan menyalin /overlay ke /mnt/usb
    root@OpenWrt:~# mkdir -p /mnt/usb 
    root@OpenWrt:~# mount -t vfat /dev/sda1 /mnt/usb
    root@OpenWrt:~# tar -C /overlay -cvf - . | tar -C /mnt/usb -xvf -
  8.  Kamu sekarang sudah punya extRoot di flashdisk, artinya main storagemu sudah ada di flashdisk dengan ukuran yang jauh lebih lega sehingga nantinya bisa dipasang bermacam-macam aplikasi.
    Sekarang giliran edit /etc/config/fstab supaya flashdisk ini akan ter-mount otomatis setiap booting.
    root@OpenWrt:~# vi /etc/config/fstab

    sesuaikan bagian "config mount" sehingga jadi seperti ini :
     config 'mount'
            option target   /overlay
            option device   /dev/sda1
            option fstype   ext4
            option options  rw,sync
            option enabled  1
            option enabled_fsck 0
     
  9. Sekarang restart OpenWRT box anda, tunggu sampai proses boot selesai, lalu telnet lagi ke box anda. Check penggunaan flashdisk dengan perintah df.
     
    root@OpenWrt:~# df
    Filesystem           1K-blocks      Used Available Use% Mounted on
    rootfs                 1962212     65100   1798716   3% /
    /dev/root                 1536      1536         0 100% /rom
    tmpfs                    14600        72     14528   0% /tmp
    tmpfs                      512         0       512   0% /dev
    /dev/sda1              1962212     65100   1798716   3% /overlay
    overlayfs:/overlay     1962212     65100   1798716   3% /
     

    Perhatikan dari ukuran dan availablenya, seharusnya besarnya sesuai  dengan ukuran partisi ext4 pada flashdisk yang kamu siapkan tadi. Kalau ukurannya kecil sekali berarti ada masalah pada proses mounting flashdisk dan penggunaan extRoot.

Nah yang kita miliki sekarang adalah sebuah Linux box kecil mungil dengan storage yang lumayan, berikutnya kita akan pasang web interface untuk memudahkan kita mengutak-atik OpenWRT box kita.

No comments

Leave your comment

In reply to Some User