Besoknya kami mencari alternatif berobat, dan akhirnya memutuskan untuk ke Puskesmas Penjaringan di jalan Teluk Gong. Setelah sampai ke puskesmas tersebut, situasinya cukup sepi jadi terlihat nyaman dan merasa tempatnya cukup baik untuk jadi pilihan berobat. Kami diarahkan bapak sekuriti untuk langsung masuk ke petugas pendaftaran.

Semuanya berjalan cepat dan lancar, kemudian kami diarahkan ke tempat periksa dokter umum. Di situ juga situasinya sedang sepi, jadi kami menunggu hanya beberapa menit, dan langsung diperiksa.

Pemeriksaan juga berlangsung lancar sekali, saking lancarnya hanya berlangsung beberapa menit pula. Hanya ditanya gejalanya apa, lalu dokternya ketik-ketik di komputer dan diberi tiket pengambilan obat. Saat saya tanya, apakah perlu test untuk Covid, dikatakan kalau hari itu tidak ada layanan test Covid, jadi bila mau test harus kembali lagi hari Senin besok.  

Selanjutnya kami ambil obat di apotek/farmasi puskesmas di lantai 2. Lagi-lagi karena sepi, nggak pakai lama obat sudah di tangan kami. Obat yang diberikan adalah Amoxicillin sebagai antibiotik, Paracetamol untuk demam, CTM untuk pilek, Glyceryl Guaiacolate obat batuk pengencer dahak, dan vitamin C. Selanjutnya kami pulang.

Daftar Halaman

No thoughts on “Dengan komorbid, berjuang melawan Covid-19”

Leave your comment

In reply to Some User